Never Know

1235 Kata

David terbangun saat matahari memaksa masuk lewat celah gorden putihnya. Ia masih ingat betul kalau semalam, ia langsung mengunci diri di kamarnya. Tetapi, yang menjadi masalah kali ini adalah dirinya bangun terlalu siang dan pasti ia tertinggal jadwal pagi. Seharusnya, ia kembali sebelum matahari terbit. Seperti yang ia katakan sebelumnya. Karena tidak izin terlebih dahulu, dirinya pasti akan mendapat masalah lebih banyak lagi. David hanya busa mengacak rambutnya dan mulai bangkit menuju kamar mandi. Ia tidak buru-buru karena percuma saja. Toh, dirinya juga sudah terlambat. Tak ada yang bisa dirinya hubungi saat ini karena ponsel yang dikumpulkan. Mungkin, Mathew sebagai teman sekamarnya juga akan mendapatkan masalah karena ulahnya. Ia tidak tahu alasan apa yang akan Mathew katakan kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN