David hanya bisa membuang napasnya kasar saat dirinya tiba-tiba diminta untuk datang ke sekolah. Berhubung segala alat komunikasinya tidak bisa dihubungi, Malvin yang mengetahui di mana dirinya itu menjemputnya pagi-pagi sekali. Pasalnya, mereka pasti akan diminta untuk menyampaikan surat undangan untuk orang tua masing-masing. Sedangkan, hubungan David dengan sang ibu sedang tidak baik-baik saja. Atau lebih pada David yang malas bertemu dengan sang ibu. Karena, setelah kejadian yang ia lihat itu, ibunya sama sekali tidak memberi kabar. Apalagi untuk memberitahu apa yang terjadi. "Hey, kenapa kau murung? Tidak senang, bertemu lagi denganku?" "Ha? Aku hanya lelah." Untung saja, David masih bisa menyimak apa yang Malvin tanyakan. "Kuyakin ini tidak akan mudah. Tapi kau hebat. Banyak yang

