Kakak Kelas

1388 Kata

Flora tercenung. Dia terpaku menatap sosok lemah yang terbaring diam di ruang kelas tiga rumah sakit. Wajahnya lebam, salah satunya lengannya dibebat pada bagian pergelangan. Flo yakin mamanya mencoba untuk bunuh diri lagi. Pada satu lengannya yang lain terdapat jarum infus yang ditutup dengan plester. Tidak ada sesiapa yang menunggui Camila. Suster yang memberitahu keberadaan wanita itu juga mengatakannya dengan ragu. Suster memandang Flora dan Jovan berkali-kali. Mencoba percaya saat gadis blesteran tersebut mengaku sebagai putri pasien yang pagi tadi masuk IGD. Percobaan bunuh diri. Dua kali dalam tahun ini untuk pasien yang sama. Suster itu tahu karena dia yang merawat pasien hingga sembuh tanpa seorang pun datang menjenguk kala itu. “Dia terlihat tenang.” Jovan berusaha menguatkan g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN