"A-apa ya-yang kau lakukan, Cesya?" tanya Pentagon terbata. "Memangnya apa yang ingin aku lakukan? Apa yang kau harapkan dariku, Penta?" Bukan jawaban yang Cesya berikan melainkan balas melemparkan pertanyaan. Terlebih, gadis itu menunjukkan seringaian tipisnya. "Aku tidak tahu dan aku tidak mengharapkan apa-apa," sahut Pentagon dengan keringat dingin yang mulai bermunculan. Ia bahkan mengalihkan pandangannya dan menatap ke arah sebelah. "Sayang sekali. Andai kau mengharapkan sesuatu dariku. Maka, aku akan mengabulkan apa pun harapanmu itu," kata Cesya sambil merebahkan tubuhnya di sisi Pentagon. Tidak tahu kenapa, Pentagon menyesal setelah mendengar ucapan Cesya. Namun, entah apa itu ia tidak tahu. Mungkinkah pria itu mengharapkan sesuatu seperti ciuman panas atau semacamnya? Bahkan P

