"Apa yang kau bicarakan dengan anak buahmu? Kenapa kau berubah muram? Dan, ada apa dengan Tuan kejam? Kenapa dia terlihat sangat mengkhawatirkanmu? Apa ada sesuatu yang buruk terjadi padamu?" Tubuh Pentagon menegang mendengar pertanyaan Cesya yang bertubi-tubi. Yah, meskipun jawabannya hanya satu. Tapi, tetap saja rasanya tidak nyaman jika ada orang lain yang mengetahui masalah pribadinya. "Tidak ada. Lebih baik kau istirahat dan jangan terlalu banyak mengobrol. Jangan memikirkan apapun yang bisa menggangu kesehatanmu," jawab Pentagon kembali duduk dan melanjutkan memakan pizza yang masih tersisa banyak. "Katanya kau mau keluar. Kenapa malah duduk dan makan lagi?" tanya Cesya tidak berencana untuk memaksa Pentagon bercerita. Ia hanya cukup tahu, bahwa hal yang Pentagon sembunyikan tida

