"Itu karena kau, Penta. Karena takut tidak bisa bertemu denganmu, takut tidak bisa mendekatimu, dan takut tidak bisa bersamamu. Jadi, dia lebih memilih mati daripada menanggung rasa sakit di hatinya," jelas Kanagara menggebu. "Ah, yang benar? Tuan jangan bohong dan jangan mengada-ada," tanya Pentagon tidak percaya dengan senyum canggung yang menyelimuti wajahnya. "Aku memang berharap kau lekas berpindah hati pada Cesya. Tapi, masalah serius seperti ini aku tidak akan berbohong. Meskipun aku sering bertengkar dengan Cesya. Aku menyayanginya dan menganggap dia sebagai adikku sendiri. Jadi, jangan pernah muncul di hadapannya jika kau tidak ingin memberinya kesempatan. Mulai sekarang kau tidak lagi bertugas melindungi Shalom. Kau akan kembali pada tugasmu yang dulu," jelas Kanagara serius.

