Amel terbangun dengan dirinya berada di pelukan Barry membuat sedikit perasaannya menghangat, Amel merasakan milik Barry yang berada di dalamnya membuat dirinya secara perlahan menggerakkan bagian bawah secara pelan agar tidak membangunkan Barry. Ada rasa berbeda ketika milik Barry tegang dan saat ini, saat ini di dalam Amel terasa gatal dan memiliki sensasi tersendiri. “Kamu nakal,” ucap Barry dengan suara seraknya “serangan fajar?.” Amel mengangguk yang tentu tidak disiakan Barry dengan mengangkat Amel agar berada di atas, Amel langsung menggerakkan miliknya membuat Barry hanya bisa mendesah dan meremas kedua bukit kembar dan memainkan p****g milik Amel. Barry merasakan perbedaan milik Amel dan Siska di mana jika dirinya disuruh memilih maka milik Amel lah yang dirinya sukai dibanding

