Beberapa hari setelah aku pulang aku menyibukkan diriku dengan membantu persiapan pertunangan kakakku yang diadakan di rumah ini. Aku juga belum berbicara ataupun menghubungi Chris sejak saat itu, begitu juga dengan dia. sempat beberapa kali dia menelpon dan mengirimiku sms, tapi aku tidak mau menjawabnya. Aku butuh waktu untuk memikirkan semuanya. Memikirkan hubunganku dengan Chris. aku tak mau nasibku berakhir sama dengan Lisa, atau gadis lain yang pernah dia dekati dan manfaatkan. “Giselle, apa kamu sudah menyelesaikan kuliahmu?” tanya nenekku begitu aku duduk di sofa. “belum Nek. Mungkin sekitar dua tahun lagi aku baru lulus. Ada apa?” aku berbicara dengan seformal mungkin dengan nenekku. “aku tidak sabar untuk melihatmu lulus dan menikah. Aku sudah terlalu tua, aku

