Pesta pertunangan Kakakku berjalan dengan lancar, wajah mereka tampak sangat bahagia. Aku duduk di salah satu kursi sendirian. Ayah dan Ibu sedang mengobrol dengan orangtua Kak Amy, sedangkan nenek, setelah acara tunangan dia langsung ke kamarnya karena punggungnya terasa sakit. Suasana di sekelilingku sangat kontras dengan suasana hatiku yang mendung. “Giselle, disini kamu rupanya” Tante Amanda, sekarang aku memanggilnya begitu, tampak senang begitu melihatku yang sedang duduk sendirian. “aku sudah mencarimu kemana-mana. Kau sangat cantik memakai gaun yang kubuat” matanya tampak berbinar-binar memandangku. “terima kasih, ada apa mencariku?” “banyak orang yang menanyaiku soal fashion item terbaru di salah satu brandku. Aku lelah menjawab mereka semua. Oh ya, apa kam

