Reuni

1712 Kata

    Aku melihat sederetan baju pengantin berwarna putih yang semuanya terlihat sangat cantik. Ada yang terlihat sangat mewah dengan berlian yang menempel di bagian baju sampai yang terlihat sangat sederhana. Gaun pengantin yang terlihat sederhana pun masih terlihat cukup elegan dan mewah di mataku. Kak Amy masih berbincang dengan pemilik butik baju pengantin tersebut. Sepertinya dia meminta untuk dibuatkan secara khusus.     “Giselle, bisa kamu kemari sebentar?” ucapnya dari kejauhan. Aku beranjak menghampiri calon kakak iparku itu.     “ada apa kak?”     “aku ingin mengukur ukuran tubuhmu untuk sebuah gaun” Amy mengangguk pada pelayan toko tersebut untuk segera mengukur tubuhku.     “untuk apa? Bukankah kakak yang akan menikah?”     “kamu akan jadi bridesmaidku, aku tidak punya sauda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN