Menjelang malam, teman-teman Kevin sudah datang dan meramaikan rumah yang sejak tadi siang hanya diisi oleh keributan yang dibuat oleh Anna dan Kevin. Mereka juga membawa perempuan, mungkin pacarnya. “Giselle, kamu liat gak dia yang berkulit putih pucat itu? dia tampan sekali?” Anna berbisik-bisik padaku sambil memerhatikan teman-teman Kevin. “dia orang yang pendiam, dia cuma bilang Halo saat kita bertemu tadi, udah itu dia gak bicara apa-apa lagi sampai sekarang” “dia punya sisi misterius. Bukannya itu jadi lebih menarik untuk didekati? Berasa ingin tau dia lebih tau dia lebih jauh..” “bukannya bakal canggung banget ya?” “tapi aku suka yang seperti itu, bikin penasaran..” Anna terus terseyum sambil memerhatikan lelaki itu. kulit putih pucat, mata sedikit sipit

