Goodbye, Love

1474 Kata

BRAK! Aku membanting pintu rumahku dengan kasar membuat orang-orang yang sedang santai di ruang tengah terlonjak kaget. “pelan-pelan dong tutup pintunya?!” Arthur berniat mengomeliku, tapi melihat wajahku yang dipenuhi air mata dia tak jadi melakukannya. “Giselle, kenapa,,” aku berlari memeluk kakakku dan menangis. Dia balas memelukku dengan erat. “siapa Kak yang.. Giselle?! kamu kenapa?! Apa dia macam-macam denganmu?!” Anna menghampiriku dan Arthur. Arthur memberi kode pada Anna untuk diam dulu beberapa saat sampai Giselle tenang. Setelah 20 menit aku menangis sampai membuat kaos yang dipakai Arthur basah, aku bisa mengendalikan diriku sendiri. Kak Amy bahkan sampai membuatkanku segelas cokelat panas untukku. Anna masih menggenggam tanganku dengan erat. “kenapa Gis? Apa dia berbuat k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN