Baskoro melihat penampilan Daegal dari atas hingga ke bawah. Dia hanya menaikkan sebelah alis dan lanjut menghisap rokoknya. Dia bahkan tidak segan mengembuskan asap itu ke depan wajah Daegal. Terlihat tidak acuh. "Saya memang penggemar Bapak, tapi bukan berarti saya suka jika Bapak mengembuskan asap rokok di wajah saya dengan seenaknya." Daegal tersenyum manis. Dia adalah tipe orang yang sangat sabar kepada calon korbannya. Jika sekarang dirinya adalah seorang Savas, maka dia tak akan segan untuk mematahkan tulang Baskoro. Daegal tidak pernah merokok karena takut jika hal itu akan mengganggu fungsi paru-parunya. Dan sekarang, ada orang tidak sopan yang membuat Daegal terpaksa menghirup asap rokok tepat di depan wajahnya... Daegal mendongakkan kepala menatap Baskoro tajam. "Bapak tahu

