"Paman yakin tidak mau ikut aku mengkesekusi korban?" Daegal bertanya saat mereka sudah sampai di dalam kastil Argantara. Daegal berjalan di sisi Yohan, berusaha untuk mengimbangi langkahnya yang lebar. Kaki-kakinya yang pendek membuat Daegal kesulitan. "Aku akan langsung menghubungi Paman setelah berhasil menangkap buruan. Atau Paman justru ingin menyediakan tempat eksekusi? Paman tahu sendiri jika tempat persembunyianku sudah dipasangi kamera CCTV dan police line." "Jawabanku adalah tidak," balas Yohan singkat, dengan nada tegas dan dingin. "Aku akan tetap mengirimkan alamatnya pada Paman, siapa tahu Paman berubah pikiran," Daegal mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celana dan mengirimkan lokasi terbarunya pada Yohan. Meski Daegal yakin jika Yohan tidak akan datang, setidaknya Dae

