BAB 72. BETWEEN ANGELS AND DEMONS

1683 Kata

Daegal mendengarkan pembicaraan Yohan dan Cikal dari balik tembok, dan tidak merasa terkejut saat tahu jika Cikal sudah berhasil mengaitkan benang merah antara dirinya dan Yohan. Ada sedikit rasa bangga karena Daegal merasa tidak sia-sia memberikan sedikit clue pada Cikal. Daegal tidak punya maksud atau tujuan lain, dia hanya ingin Cikal tahu alasan Daegal menjadi seorang pembunuh berantai. Yang Daegal tidak duga adalah keberanian Cikal datang ke kastil ini dan mengkonfrontasi Yohan terang-terangan. Cikal memang sesuatu sekali. "Aku akan datang lagi lain kali," kata Cikal tenang. Pria itu berdiri dan menganggukkan kepala untuk menunjukkan rasa hormat. "Dan bukti itu akan muncul segera setelah pihak kepolisian memeriksa seluruh bagian rumah Moon Hunter dan menemukan jejakmu di sana." Yo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN