Chapter 39 - Ending

3142 Kata

Sua termenung, memandang kosong keluar jendela menuju laut lepas. Ia belum bisa mengenyahkan mimpi itu dari ingatannya. Dan mendadak saja, ia merasa lebih hampa dari yang pernah ia rasakan sebelum ini. Angin pastilah bertiup kencang di luar sana. Terlihat dari ranting-ranting tanaman di depan jendela yang bergerak-gerak menggores kaca. Lalu bayangan Han yang tersenyum dan berangsur tenggelam muncul lagi. Sua menyentakkan diri dan menggelengkan kepala. Tidak menyadari sudah selama apa ia hanya berdiri saja di sini. Sua tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Segalanya kosong dan menyakitkan. Pedih rasanya tiap kali ia mencoba bernapas. Ingatan Sua teus berlarian menjauh dari kenyataan. Pada saat ia pertama kali bertemu dengan Han. Pada pesta pernikahan Mom dan Dad. Han yang begitu sempurna

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN