بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Dia denganku. Mau posisinya dekat atau jauh, tetap saja terasa jauh. Jadi apa bedanya jika ia pergi ke planet lain? Jikalau ada beda, mungkin rinduku yang bertambah. ~ Sembunyi Rasa ~ @JisiQ Puisi yang tadi Rumi mendengar begitu sendu, menembus relung jiwa. Mengingatkannya pada perasaannya terhadap seseorang. Tiap kata yang masuk ke telinga menohok hati. Ternyata bukan hanya dia yang memendam rasa, tetapi juga ada orang lain bahkan sampai mendeskripsikannya lewat puisi dan meminta dibacakan orang lain di acara perpisahan. Siapa pun yang menulis puisi itu, ia terkesima menangkap. Rumi baru keluar dari toilet Masjid setelah menyelesaikan alamnya. Lalu, ia melihat seseorang duduk di teras, tak jauh dari tempat sepatunya berada. Setelah ditebak-

