Pamit

1205 Kata

Selama satu minggu berada di rumah sakit, akhirnya kini Lyra diperbolehkan untuk pulang. kondisinya yang semakin membaik dan luka jahitan yang sudah mulai mengering membuat dokter yakin Lyra sudah bisa dibawa pulang. tentu kabar itu membuat Lyra dan keluarga sangat bahagia. “Ada barang yang tertinggal tidak, Mah?” tanya Elva, kepada istrinya. Astrid yang sedang merapikan baju putrinya pun menoleh ke belakang untuk menatap sang suami yang sedang sibuk membereskan barang bawaan putri mereka. Wanita itu tersenyum lalu menjawab. “Tidak ada, Pah.” Lalu Astrid kembali menatap putrinya dan kembali merapikan tatapan rambut Lyra. Meskipun Lyra sudah dewasa, tetapi tidak membuat Astrid dan Elvan berpikiran demikian. mereka berdua masih menganggap Lyra adalah putri kecil mereka yang belum bisa me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN