Fatiah memandang ke arah podium penonton yang diisi guru, siswa, dan juga beberapa wali murid yang datang untuk memberi semangat untuk anaknya. Di sana ada ayah dan abang Haikal yang bersorak-sorak pelan memberi semangat dari jauh pada Haikal yang berdiri di sebelah Fatiah. Diam-diam Fauzan juga membawa pom-pom bergambar wajah Haikal yang sekilas Fauzan tunjukkan pada Haikal, yang sempat membuat Haikal panik sekaligus malu jika sampai abang jahilnya itu benar-benar bersorak dengan pom-pom itu. Beruntung Fauzan hanya ingin menggoda Haikal saja, tidak benar-benar mengeluarkan pom-pom memalukan itu. Keluarga Haikal begitu harmonis. Ayahnya rela jauh-jauh dari kantor di jam istirahat untuk memberi semangat pada Haikal, atau abangnya yang memilih untuk datang padahal ada turnamen basket yang

