"Reya, ada Kevin di luar. Cepetan keluar, kasian dia udah nunggu." "Iya Mama!" Balas Reya cepat-cepat mengikat rambutnya lalu memakai tas nya dan keluar dari kamar. "Hai," sapa Reya pada Kevin yang sedang duduk di bangku rotan yang ada di teras rumahnya. Kevin tersenyum sambil menaruh gelas teh nya di meja yang berada di antara dirinya dan Reya. "Mata nya udah keliatan baik-baik aja." Reya tersenyum seraya duduk untuk memakai sepatu. "Kamu udah nunggu lama?" Tanya Reya. "Belum, tapi gue udah sempet ngabisin setengah teh nya." Reya tersenyum memperlihatkan deretan giginya. "Denger-denger, katanya kemaren Nevan nemuin Lo di kelas Lo." Reya menatap Kevin. "Bener?" Tanya Kevin. Reya mengalihkan tatapannya sambil mengangguk. "Dia marah-marah sama Lo?" "Enggak. Udah ah, jangan bah

