BRAK! DOOOR!!! Reya menutup kedua telinganya dengan tubuh yang bergetar serta air mata yang tidak dapat dibendung lagi. "Aakkhh!!!" Kevin meringis sambil memegang lengannya, rahang Kevin mengeras ketika melihat telapak tangannya sudah dipenuhi oleh darah. "LEPAS!" Teriak Kevin saat dua orang polisi membekuk Kevin dengan cara memborgol tangannya. Reya membuka kedua matanya dan menjauhkan tangannya dari kuping saat merasakan pelukan seseorang. Setelah melihat siapa yang tengah memeluknya, Reya langsung berhambur ke pelukan Nevan melingkarkan kedua tangannya dengan erat di leher Nevan. "Jangan takut, ada gue." Bisik Nevan sambil membelai rambut Reya. Reya mengangguk lemah. Nevan mengalihkan tatapannya pada Kevin yang sedang meronta ingin dilepaskan oleh dua orang polisi. "Lepasin dia

