TES DNA

1788 Kata

Bude Darmo akhirnya keluar kamar dengan membawa botol bening yang di dalamnya berisi beberapa helai rambut. Dia mendekat lalu duduk dan membuka botol tersebut. Wanita tua tersebut mengeluarkan isinya. Kini, tampak beberapa helai rambut yang sebagian beruban. Nadio dan yang lain mengamati sejenak. "Emang ini yang kita butuhkan. Tolong masukkan lagi, Bude Darmo," ujar Nadio dengan tersenyum lega. Ada ambisi tersendiri baginya untuk pembuktian DNA Pendi karena sikap arogan pria berkepala plontos tersebut. Dia merasa yakin bahwa pria tersebut bukan anak kandung Pakde Darmo. Oleh karena perilaku ibu dan anak ini bagai langit dan bumi. Sementara itu, Karmila sembari tersenyum mengeluarkan sebuah kantong plastik berklip. "Surprise! Aku pun punya bukti otentik," ungkap Karmila dengan kedua mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN