Kecepatan yang di luar nalar, kekuatan yang luar biasa. Mata Minerva terkunci pada pupil mata Lucien yang berubah warna emas yang melotot padanya seperti dia sedang mengunci mangsanya. Untuk sesaat Minerva lupa caranya bernafas. Mulutnya terbuka lebar karena keterkejutannya. Dia memejamkan matanya sesaat, begitu matanya kembali terbuka, Lucien sudah berdiri tepat di hadapannya. Matanya menatap dirinya penuh dengan amarah dan nafasnya yang menggebu-gebu. Minerva melirik kearah jalanan bebatuan yang hancur oleh Lucien yang mendaratkan diri disana setelah melompat dari jendela yang bahkan jaraknya sangat jauh dari jalan itu. Lucien bukan hanya melompat sejauh 5 atau 10 meter. Apa itu masuk akal?! Lucien tidak merubah wujudnya, tapi justru karena itu Minerva semakin tidak bisa mempercayai

