Setelah cukup lama Billy berlarian kesana kemari mencari Luna yang tadi tiba-tiba pergi, akhirnya ia bisa menemukannya yang kini terlihat akan memasuki toilet perempuan. “Lunaa...” “Oh? Billy...” “kemana aja sih sayang dari tadi aku cari kamu juga...” Ucapnya begitu sampai dan berdiri di hadapan kekasihnya saat ini. “itu- itu... ehmm...” Dan seketika Luna malah menurunkan pandangannya, refleks matanya membulat dan jadi terfokus pada sesuatu yang berada di antara s**********n Billy. Mendadak sekujur tubuhnya merinding, bergidik ngeri. “sayang kamu kebelet pipis?” Tebak Billy, karena kini Luna bahkan sampai refleks menyilangkan kakinya, bertingkah seperti orang yang sedang kebelet kencing yang sudah sangat tak tahan. “aah... gak tau, badan aku aneh... ngilu...errr” Balasnya

