..... “hhh... dah ayah...” “sayang sayang bentar, yakin kamu mau masuk sekarang? ini masih pagi banget... liat di dalem aja masih gelap terus belum ada siapa-siapa sayang...” Ayah tiba-tiba menahan tanganku yang akan keluar dari pintu mobilnya. Ini memang masih terlalu pagi, tepatnya pukul 05.55. Sinar matahari juga masih hanya memperlihatkan guratan-guratan cahaya kuning ke jinggaannya. “Ayah, justru karena ini masih pagi, jadi Luna bisa tau siapa sebenernya orang yang suka pasang berita soal anak-anak di madding...” Ayahku jelas menunjukan raut tak setujunya kini. Ia bahkan menatapku dengan sorot mata ragu, tak yakin dan khawatir dengan apa yang akan kulakukan pagi buta begini. Tanganku sampai di cengkramnya erat, seolah ayah tak akan membiarkan aku untuk masuk ke dalam sana. “k

