(Mengandung muatan dewasa, silakan di skip jika merasa tidak nyaman. Diharapkan kebijakan dalam membaca.) JELEGER! PET! Karena petir yang cukup kencang, tiba-tiba manti lampu. Archy agak takut gelap, ia sontak menjerit dan memeluk Tuan Camelyo. "Kalem Chy, rumah ini pake diesel. Bentar kunyalain." Tuan Camelyo menekan tombol di dekat ruang televisi. Blarrr! Lampu menyala kembali walau tidak keseluruhan rumah karena takut menimbulkan penyakit ain tetangga. Film yang mereka tonton itu terputar kembali walau terlewat beberapa sesi. "Seperti mati lampu, ya sayang. Seperti mati lampu, cintaku padamu ya sayang ...," nyanyi Archy terinspirasi dari keadaan. Tuan Camelyo tidak bisa berhenti tertawa saat bersama Archy. Tingkah lakunya konyol sekali dan terkadang di luar nal

