Bab.34 Mempertanyakan

1162 Kata

  "Hih, diapain sih sampe ada luka cakar?" Reyhan mulai mengomel karena khawatir, ia cukup menakutkan saat khawatir pada orang yang ia sayangi.   Archy meringis saat Reyhan membubuhi pipinya dengan obat luka cair. Reyhan menghela napas sambil menyimpan kembali kotak P3K ke tempatnya. Luka Archy sudah dibubuhi juga dengan plester.   Reyhan meraih tangan Archy, menyesapnya kemudian kedua bola mata mereka saling berpandangan.   "Udah aku bilang pindah kerja Chy, kamu tuh gak cocok kerja jadi asisten rumah tangga. Apalagi kamu mau nikah sama aku, udahlah diem aja di apartement, aku yang tanggung hidup kamu." tutur Reyhan sambil menyelipkan batang rambut Archy di balik telinganya.   Padahal, banyak wanita mendambakan diam di rumah kemudian di biayai seperti itu. Tapi entah kenapa Archy tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN