Setelah selesainya istirahat, pertandingan dimulai kembali. Situasi masih kondusif, beberapa perlombaan pun masih berjalan dengan lancar, jumlah siswa yang berkeliaran kesana kesini, entah bagaimana berjalan santai atau mencari gebetan. Ily dan Kean sedang berjalan berdua di koridor, Kean yang telah berganti pakaian sekarang kembali menggunakan seragamnya. Mereka akan menuju ke kelas. Entah kenapa Kean ingin selalu berdua dengan Ily, sepanjang perjalanan banyak yang melirik mereka berdua, Ily yang memang sederhana selalu menyapa balik para cowok yang menyapa diri nya. Kean yang tidak ingin cowok lain melihat wanitanya, dengan segera Kean merangkul kan tangannya pada pundak Ily, Ily yang dirangkul tiba-tiba hanya terkejut kemudian memberikan cengiran kelinci dan mata bulan sabitnya. "Kek

