"Delaaaaa!!!", suara Rina di seberang sana sudah berisik pagi- pagi. Dela yang masih terlelap langsung menjauhkan ponselnya dari telinganya. "Apa sih Rin? Gue masih ngantuk nih." "Emang berapa ronde?" "Ronde apaan? Lu kata tinju?", ucap Dela sekenanya. Afta masih tertidur disampingnya sambil memeluk perut istrinya. "Seriuasan nih?" "Gue tidur abis acara, lelah capek sayangku.", Dela menatap Afta yang mulai membuka matanya, senyum terukir di bibir Afta. "Ga seru nih Afta!" Seru Dio. "Katanya mau cepet nyusulin gue, jebolin aja belum!", Dio sudah mulai berkoar- koar kayak ayam belum dikasi makan. "Bawel ah lu! Gue mau lanjut tidur. Ntar siang aja baru telepon lagi.", Dela langsung mematikan sambungan teleponnya. dan Afta hanya tersenyum memandang wanita yang sudah menjadi istrinya itu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


