Dian terduduk lemas di atas kursi tamu yang berada di dalam ruangan BP. Wanita itu bisa mendengar suara hujan di luar sana. Tadi sewaktu Agus masuk ke dalam ruangannya hujan belum turun dan sekarang setelah 2 kali merasakan o*****e, Dian tahu kalau hujan turun dengan derasnya. Walaupun diluar udara pasti dingin karena hujan yang turun tetapi suasana di dalam ruang BP malah terasa begitu panas. Mata Dian menatap Agus, pria perkasa yang baru saja memberikan kenikmatan kepadanya dan baru saja mendorongnya hingga jatuh terduduk di kursi tamu. Sekarang Agus berdiri dengan kedua tangan berada di pinggangnya. Kejantanannya yang besar berurat dan panjang terlihat begitu keras sekali. Mata Dian menatap p***s Agus dengan tatapan penuh dengan nafsu. Dian lalu mengulurkan tangannya ke arah Agu

