Mobil Dimas berhenti di sebuah rumah sederhana bercat putih dari dalamnya turun Desi. Gadis itu lalu berbalik dan menundukkan kepalanya untuk melihat Dimas yang masih duduk di dalam mobilnya. "Terima kasih ya Mas Dimas. Mas mau mampir dulu ?" Posisi Desi yang berbicara pada Dimas sambil menunduk membuat kerah kemejanya terbuka dan dari tempatnya duduk Dimas bisa melihat dua bulatan montok yang mengintip. Niat Dimas yang awalnya hanya bermaksud mengantar jadi berubah pikiran setelah melihat pemandangan indah itu. "Tidak apa-apa kalau Mas mampir, apa tidak menganggu ?". "Tidak Mas lagian sepertinya di rumah lagi tidak ada orang. Ibu belum pulang kerja dan Kak Fitri masih di rumah sakit." Mendengar perkataan Desi, diam-diam Dimas tersenyum senang. Pria itu lalu turun dari mobilnya. Mat

