BAB 25

1856 Kata

"Neng Dara!! Abang Ilo padamuu!!" Dami tertawa. Ia memukul tengkuk belakang Ilo. "Jangan modusin semua cewe k*****t! Kemarin Nana sekarang Dara." Aldi yang tengah memakan kacang pun melemparkan kulit nya ke arah Dami. "Ngaca babon! Itung mantan lo ada berapa? Gue yakin kalau semua mantan lo reunian, pasti bisa bikin dua tim sepak bola." Kini bagian Ilo yang tertawa. Ingat kan jika tawa Abilo itu sangat lucu? Aldi dan Dami pun malah ikut tertawa. "Enggak, Di. Si Dami sekarang pelet nya udah kadaluwarsa. Kemarin gue liat dia ngasih bunga ke adek kelas, eh bunga nya malah di buang ke tong sampah. Gila! Gue paling bahagia liat muka si Dami waktu itu!" ucap Ilo sambil tertawa kencang. Dami mendengus. Ia menjitak kepala Ilo cukup kuat hingga terdengar suara kesakitan.  "Mulut lo bocor bang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN