"Key." Keyra membuka matanya. Terlihat wajah Garka sangat dekat sekali, laki-laki itu meniup wajah Keyra lalu terkekeh. "Nafas, Key," ucap Garka lalu menjauhkan tubuh nya. Keyra menghembuskan nafas nya dan baru sadar jika sedari tadi ia menahan nafas saking terkejutnya dengan perbuatan Garka. "Kamu sengaja ya?" tuduh Keyra sambil memicingkan matanya. Garka tertawa. "Sengaja apa?" Keyra merengek lalu memukul Garka brutal. Hal itu tidak membuat Garka kesakitan, justru pukulan Keyra membuat Garka tertawa. "Key, Hei." Garka menangkap tangan Keyra. Ia memusatkan pandangan pada gadisnya. Keyra mendengus lalu mengalihkan tatapannya kesamping meskipun tangan nya masih di pegang Garka. "Keyra." Garka memanggil Keyra lembut membuat gadis itu berdecak lalu menengok ke arah Garka. "Apa si—"

