BAB 54

1921 Kata

"Apaan sih lo tiba-tiba nyuruh gue kesini? Besok sekolah dan masih banyak tugas yang belum gue kerjain." Kania memutar bola matanya malas. "Lo tau kalau Garka bentar lagi balik, kan?" "Kapan?" "Tiga hari lagi!" "Ooh." Kania berdecak kesal. "Oh doang? Lo mikir gak sih? Kalau Garka balik, peluang lo buat dapetin Keyra jadi tipis, Ando!" Ando menghela nafasnya, badannya ia sandarkan ke kursi cafe. Mereka kini berada di cafe, Kania tiba-tiba meminta Ando untuk datang ke sini karena ada yang ingin gadis itu katakan.  Awalnya Ando menolak, namun saat nama Keyra disangkut-pautkan, dengan cepat Ando menyetujuinya. Jika bukan karena Keyra, Ando tidak ingin malam-malam seperti ini datang menemui medusa cap neraka ini.  "Terus lo punya rencana?" Kania nampak berpikir sejenak, sebuah senyum m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN