John F Kennedy Airport New York City, US 05.00 P.M "Garka, apa kita bisa bertemu lagi?" Garka membawa koper nya dengan tangan kanan sedangkan tangan kirinya menenteng jas. "Semoga tidak." Angel terkekeh, perempuan itu menggeret koper berwarna merah. Kini mereka sudah tiba di Bandara Internasional New York City. Garka mengedarkan pandangan nya, hampir rata-rata yang berada di Bandara ini adalah orang barat semua. Mereka sibuk dengan kesibukkan masing-masing. Tinggi badan mereka juga berbeda dengan di Indonesia, cara mereka berjalan dan berbicara pun berbeda. Untung saja Garka mempunyai garis keturunan eropa, tinggi badan dan segala kemahiran berbahasa nya tidak menjadi penghalang. "Lalu kemana selanjutnya?" tanya Angel di hadapan Garka. Garka terkejut. Ia refleks menghentikan lang

