Benar apa yang di ucapkan Axen. Tepat saat mereka masuk ke dalam kamar inap Aurel, para sahabat nya yang ada di sana langsung heboh dan menghujani mereka dengan berbagai macam pertanyaan. Mereka semua panik saat mendapati kamar Aurel kosong. Mau menelfon, ponsel Axen dan Aurel pun ada di nakas. Saking paniknya mereka sampai mencari Aurel ke kamar jenazah. Mereka pikir Aurel sudah koid apa! "Lain kali kalau mau bawa adek gue, lo izin dulu dong. Bilang kek mau kemana biar kita nggak panik gini" ucap Renzo kesal pada Axen yang masih tenang. "Terus juga kenapa tadi ponsel kalian nggak di bawa? Kalau ada apa-apa gimana?" timpal Stefi bertolak pinggang. "Aurel aman kalau di dekat gue" ucap Axen tenang. "Ya udah sih. Gue kan udah disini juga. Gue minta maaf karna nggak ngabarin kalian tadi.

