Hasuna berjalan di koridor sembari memeluk buku di d**a. Merajut lamunannya seiring langkah. Lalu-lalang mahasiswa mendahuluinya sementara Hasuna menatap halaman kampus dengan wajah lesu. Kepalanya sedikit pusing sejak tadi di dalam kelas. Hasuna mendudukkan p****t di bangku taman kemudian memijat kepalanya. Hasuna mendesir resah kemudian meneguk minumnya untuk menetralisir kepalanya. "Hei, kamu kenapa?" sebuah tepukan datang mengejutkan. "Eh, Ga.." Argata beringsut di tempat kosong di samping Hasuna. "Kok muka kamu pucet sih?" tanya Argata. "Nggak papa, tadi agak pusing aja." "Udah minum obat belum?" "Aku nggak bawa obat." "Terus gimana? Udah mendingan belum?" "Udah nggak papa kok, nanti juga sembuh sendiri." "Kalau nggak kuat, mending ke klinik aja. Ayo, aku anterin biar kamu

