"Eeeeng." Mendengar suara itu cepat-cepat Kayla mengalihkan pandangannya dari ponsel lalu menatap ke arah Reza yang masih terbaring di brankar UKS. Cowok itu seperti berusaha untuk membuka matanya. "Za?" panggil Kayla pelan sambil menyentuh tangan Reza. Reza mengerjapkan matanya perlahan berusaha menyesuaikan cahaya yang masuk hingga dia menoleh ke samping dan menemukan ada Kayla di dekatnya. Senyum tipis terukir di wajah Reza. "Udah mendingan?" tanya Kayla lembut, Reza membalasnya dengan anggukan. "Baguslah, kata dokternya tadi lo kecapekan. Lagian kok bisa sih kecapekan sampai pingsan gitu?" tanya Kayla lagi. "Makasih udah nungguin gue," ujar Reza mengabaikan pertanyaan Kayla. "Iya sama-sama. Lo udah enakan kan? Gue tinggal ke kelas ya kalau gitu," kata Kayla. Saat gadis itu ber

