Hari ini, ketakutan yang tiap malam Kayla alami terjadi. Kehilangan seseorang yang dia sayang entah untuk keberapa kalinya. Terlalu sering hingga Kayla kesulitan menghitungnya. Kayla terdiam, menatap kosong tembok di hadapannya, menerawang bayangan-bayangan akan kehadiran Reza dalam hidupnya. Seorang cowok yang berhasil menariknya dari dalam jurang kehancuran. Kini tak ada lagi hal yang lebih menyakitkan bagi Kayla selain kepergian Reza untuk selama-lamanya. Bahkan Kayla melupakan tentang kebohongan-kebohongan yang telah terlebih dahulu dia dapatkan dari orang-orang terdekatnya. Mata Kayla memanas, ucapan-ucapan manis dari Reza terus berputar dalam otaknya. Teringat saat pertama kali cowok itu menemuinya, saat dia memaksanya, saat dia mengucapkan selamat malam dengan begitu manis padan

