47. Secantik Senja

1768 Kata

"Hai, Ren!" Rendi yang menunggu di atas motornya pun tersenyum tipis, berbeda dengan Vanessa yang terlihat sangat ceria. Namun, karena mimik wajah Rendi yang terlihat tak bersemangat itu membuat senyum Vanessa juga perlahan pudar. Gadis dengan bibir pink merona, serta slayer pink diikat di kepala dijadikan bando itu menaikkan sebelah alisnya menatap kekasihnya itu bingung. "Kenapa sih Ren?" tanya Vanessa. Rendi menggeleng, cowok itu menghela nafasnya kasar. Tangannya terangkat hendak memakai helm tapi Vanessa menahannya. Seperti ada sesuatu yang mengganjal yang sedang disembunyikan oleh Rendi. "Lo kenapa?" Rendi menatap Vanessa tajam. "Im fine! Tadi lo minta jemput buat makan kan? Yaudah ayo makan jangan banyak tanya," balas Rendi dengan ketus. Sungguh bukan Rendi yang Vanessa ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN