Olivia tak bisa tidur, bagian bawahnya sakit dan merasa tidak nyaman. Sprei sudah diganti karena ada bercak noda merah disana. Suaminya yang telah menggantinya dengan perasaan yang sangat bahagia. Tapi tidak dengan dirinya yang terlihat nestapa. Dia merasa sangat kehilangan, atas apa yang telah terjadi dengannya. Meskipun sudah beberapa bulan tinggal bersama, tapi belum bisa memiliki perasaan yang dalam apalagi merasa dia adalah suaminya yang harus dihormati dan dihargai keberadaannya. Paginya, matanya yang sembab telah membuatnya merasa tidak nyaman. Olivia bangkit dari tidurnya dan mandi dengan air hangat. Saat keluar dari kamar mandi, dilihatnya pria itu telah berdiri di depan pintu. Wajahnya yang lesu namun tampak sumringah itu menatapnya dengan tatapan m***m. “Semalam kamu kesak

