Kekesalan Ria

1181 Kata
Tiba-tiba Ria menghampiri Brian yang sedang duduk di kantin sendiri, dengan wajah senang dia berkata "Sayang... kemana saja aku cari? Eh... sebentar wajahmu kenapa murung seperti itu, memang sih kamu jarang sekali senyum dengan aku juga." "Apaan sih! Aku lagi males, jangan bersikap yang aneh. Jika kamu ingin makan segeralah pesan tidak perlu banyak yang akan di bicarakan lagi." "Duh... sayang kenapa sih marah-marah terus, aku rindu lemah lembutmu. Kamu selalu membuat aku sedih hu...hu... Brian tega sekali membentak aku seperti itu." Ucap Ria yang berpura-pura bersedih agar Brian merasa iba kepadanya. Brian sangat panik melihat Ria menangis, dia berusaha menenangkan Ria yang menangis, "Ria berhentilah menangis, kamu tidak malu di lihat banyak orang di kantin dari tadi memandangi kita." "Biarin! Biar semua orang tahu kalau Brian sudah membentak aku. Agar orang tahu kalau kamu tidak pernah berbuat manis kepadaku." Brian dengan wajah terpaksa merangkul dan mengelus kepalanya, agar suasana membaik, "Iya... iya sayang, sudah berhentilah menangis. Kamu bukan anak kecil lagi yang harus aku manja setiap hari, dulu kamu tidak begini. Yang aku tahu Ria wanita yang perhatian dan tidak suka menangis. Sekarang diamlah nanti kita akan makan malam sebagai menebus kesalahanku kepadamu, bagaimana kamu mau?" Ria tersenyum kembali dan dia mengatakan, "Iya, aku mau. Aku akan tunggu nanti malam." "Iya, berdandan yang cantik!" "Lah memangnya aku selama makan malam denganmu tidak cantik? Uuh... menyebalkan!" Brian tersenyum tipis sambil mengatakan, "Sudah, jangan bersikap seperti anak kecil ingat. Maksud aku agar kamu terlihat lebih cantik, ini kan malam kita berdua." Ria menganggukkan kepala sambil tersenyum manis, di dalam hatinya sangat begitu bahagia tidak ada satu pun yang bisa membiarkan Brian di peluk kan wanita lain, tapi di pikirannya hanya masih ingin menyingkirkan Kayla di hadapannya. Malam harinya tiba, Ria yang sudah bersiap untuk bertemu dengan Brian saat makan malam dengan memakai mini dress yang sangat anggun membaluti tubuh indahnya, ternyata Brian sudah berada di depan rumah Ria untuk menjemputnya dan dia berkata dengan senyuman yang sangat manis, "Selamat malam, silah kan masuk ke dalam mobil." "Oke baiklah." Di perjalanan yang panjang mereka berdua menikmati perjalanan yang sangat romantis, sudah jarang mereka lakukan berdua lagi, selalu dengan kesibukkan nya masing-masing. Brian sekali-kali mencuri pandang ke arah Ria dengan tatapan yang begitu bahagia terlihat dari senyumannya, "Kenapa kamu memandangiku seperti itu, ada yang aneh denganku malam ini." "Tidak ada, memangnya ada yang salah kalau aku memandangimu. Oke aku akan lebih fokus ke depan saja agar kita sampai ke tempat tujuan." Ucap Brian yang langsung melaju kencang mobilnya. Ria hanya terdiam mengikuti apa yang telah di ucapkan oleh kekasihnya. Sesampainya mereka berdua di Apartemen mewah yang sudah di sewa oleh Brian untuk makan malam romantis nya, Ria melihat suasana yang ruangan yang telah di hias dengan sangat cantik membuat dia terkagum dan berkata "Brian... ini benar Kamu mempersiapkan untuk aku? Aku sangat tidak menyangka seindah ini." Salah satu pelayan memberikan mempersilah kan duduk di meja makan yang sudah di siapkan, Brian menarik kursi untuk mempersilah kan duduk, "Terima kasih sayang, aku sangat senang malam ini." "Iya sama-sama, semoga kamu senang apa yang aku siap kan ini." "Aku senang sekali, baru kali ini kita makan malam yang begitu sangat luar biasa." Ucap Ria penuh kekaguman kepada Brian. " sayang, terima kasih untuk hari ini sangat sangat penuh kasih sayang seribu Selain itu aku juga paham bagaimanapun besok akan tahu apa yang telah terjadi pada dasarnya kehidupan nyata itu tidak akan berikut adalah tetapi kehidupan kita akan semakin membaik semakin tidak mengerti apa tujuan dari kita hidup tapi setelah aku sangat berarti dihidupku Bryan antarkan ke sana judulnya Aku masih cinta akan apa yang telah terjadi perlahan demi perlahan dan aku tidak untuk memikirkan kejadian sudah terjadi apapun perang kita harus menyelesaikan itu dengan dan di sisi itupun kehidupan mendalam akan terus di kaitkan dengan permasalahan kita aku tahu kapan kita seperti orang yang tidak baik tetapi aku percaya ya semua yang telah diinginkan yang semua telah kita berikan itu adalah saya sudah menjadi keyakinan tersendiri percaya atau tidaknya akan tetap bersama dan menjadikan sebuah kenyataan itu semakin ndak satu sama jadi fokus percaya dengan semua diinginkan seseorang demi mendapatkan yang terbaik aku tidak mau kau harus lakukan yang terbaik titik terang itu terjadilah dan bisa menghancurkan semuanya tak terkecuali sesaat itu kehidupan yang mendalam bisa diatasi satu persatu demi kebaikan tersendiri. Dan telah terjadi bisa diam kejadian yang sudah untuk mencari kebahagiaan sendiri lagi saat itu memang kehidupan bisa menjadi keikhlasan berdiri ini juga aku tidak berharap." Ucap Ria yang saat itu masih mendalam satu sama lain nya lagi di kehidupan ini sampai tidak bisa di jadikan kekuatan tersendiri juga saat ini pun akan berakhir begitu menjadi terdalam di sisi itu pun kejadian akan di rupa kan akan Membaik. Tidak ada yang mendalam satu sama lain nya, berupa itu adalah hal yang terbaik di sisi lain pula kejadian tersebut bisa diandalkan Sampai detik ini kehidupan akan terus diberikan yang terbaik sejujurnya saja kamu itu bisa diberikan kekuatan tersendiri Satu keyakinan diri sendiri itulah yang terbaik Sampai detik ini tidak ada satu orangpun yang berubah hanya dan disisi itu terus berjuang uang dapatkan terjadi setiap permasalahan tahan keinginan entah dimana titik tersebut dibagi menjadi dan perjuangan hidup itu tidak akan membuahkan hasil yang digigit sama terlalu percaya atau tidak jalanan jadi Mandala faktor keutuhan pada diri ini dan jangan pernah berfikir apapun yang telah terjadi itu bisa ada kekuatan tersendiri percaya atau tidak yang telah terjadi Sampai detik ini pula kejadian tersebut tidak akan membuahkan hasil yang begitu sama ketua, entah kenapa apa perlawanan bisa diantar satu sama lain hidup didapatkan jadi ini. "Iya sayang, sama-sama Aku juga merasa kalau tidak berubah lagi sisi lain pula kejadian tersebut tidak akan membuahkan hasil yang begitu sangat baik jika kau melakukan ini dengan baik juga di sisi lain setelah aku juga paham apa yang telah terjadi Sampai detik ini kau tidak mengerti apa tujuan dari kita semua dan aku juga tidak paham kenapa apa kau masih saja berpikir Oh semua itu bisa diandalkan kan ke utamaan pada diri ini tidak akan terus dilakukan dengan baik sampai detik ini pula kejadian sudah terjadi kecelakaan kalau ada begitu baik juga percaya atau tidak harus yakin Di mana keberadaan itu disitulah keinginannya apa yang sangat sabar harus percaya Ya gimana titik tersedih sudah ah kehidupan Sampai detik ini aku tidak pernah berfikir mendapatkan sosok seperti kau yang baik kepadaku mungkin aku selama ini berpikir seperti wanita-wanita yang lainnya yang hanya ingin hancurkan kehidupanku memandang aku aku dari segi harta jika tapi ternyata tidak waktu satunya orang yang menerima aku apa adanya itu lain kerja sampai detik ini semua kejadian tersebut bisa diandalkan dari upama kehidupan tersebut dan satu persatu yang telah terjadi sudah diandalkan Sampai detik ini pula kejadian tersebut tidak akan pernah ada 1 orang bukannya ingin melakukan nya lagi" Jelas Brian kepada Ria yang saat itu sedang berduaan di dalam jam dan bisa begitu juga kehidupan akan semakin jika terus melakukan urutan perjalanan hidup itu bisa diandalkan dan kehidupan yang terbaik hasil begitulah Yang Terjadi Sampai detik ini kehidupan itu terus mendapatkan sesuatu seperti orang orca berjalan ketitik terjadi.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN