Kejadian itu bisa di hadapi dengan bersama, saat ini jadi kelakuan yang terbaik satu sama lain nya, sejak ini pun perasaan yang terjadi kalau kehidupan itu bisa di jadikan ke semua yang di ingin kan. Sejauh ini Kayla masih memikirkan apa pun kejadian yang akan terjadi satu sama lain nya, di dalam keadaan itu Kayla berusaha untuk tidak menjadi orang yang begitu mendalam satu sama lain nya satu dalam kehidupan diri ini sampai detik ini pun keyakin diri. Tookk... Tookk... “Permisi” Ucap Ray yang sudah berada di luar sambil mengetuk pintuk rumah Kayla. Bu Yana yang menyadari kalau ada orang yang mengetuk pintu. Dan dia pergi menuju pintu dan membuka nya, terlihat seorang pria yang tepat di depan nya saat itu juga. “Permisi bu, saya Ray teman kampus Kayla, apa Kayla ada di rumah?”

