Seminggu kemudian Vely menghentikan langkahnya di ambang pintu saat melihat wanita paruh baya tengah melipat pakaian tepat di sebrang tempat tidur miliknya... Jantung vely kian berdetak saat menyadari sesuatu..lucie, ya sahabat nya. "eh apa kau vely right..,?"tanya wanita paruh baya itu saat mengetahui kehadiran vely...dan vely hanya menganggukan kepalanya.. "maaf aku memasuki kamar kalian...aku hanya mengambil barang barang lucie yang tertinggal..."ucapnya dengan suara bergetar dan mata berkaca kaca "tidak apa...aku...aku..."entah kenapa jantung vely semakin berdetak kencang dan lidahnya terasa kelu "aku tahu....kau juga sangat kehilangan lucie....lucie sering membicarakanmu saat dia menelponku...dia berkata mempunyai teman sekamar yang cantik...dia..."ucapan wanita paruh baya itu

