"aku sudah bisa menebak eksfresimu itu sayang" "kau..."cicit vely dengan tangan terkepal...tidak percaya dengan pemandangan didepannya... "apa yang kau lakukan pada lucie...cepat lepaskan dia..."sentak vely dengan air mata yang sudah membasahi pipinya....kemudian menatap telapak tangannya yang gemetar...tangan yang menyirankan cairan aneh kepada lucie sehingga sebagian wajah leher dan d**a lucie melepuh... "sayang tenanglah..."ucap lucas hendak mengelus pipi vely namun dengan segera vely menepis tangan lucas dengan kasar...kemudian berjalan menghampir lucie yang tengah kesakitan...sebelum suara dingin menghentikannya "jika kau melepaskan dia...kau yang akan menggantikannya duduk disana vely"ancaman lucas sontak membuat gerakan vely terhenti...vely mengepalkan tangannya dengan kuat kemu

