NO FEELING

1794 Kata

            Dua tumpuk dokumen menggunung di atas meja. Dokumen-dokumen itu terpaksa di bawa pulang ke apartemen persembunyian. Siang hari padat schedule meeting dengan divisi lain. Mereka menunggu Gilang kembali demi mengambil keputusan bersama. Jadilah, rencana menandatangani dokumen terbengkalai.              Gilang duduk bersila sambil sesekali membaca dokumen. Kemeja lecak, wajah lusuh, rambut klimis mengering. Ditinggal sebentar saja sudah menggunung begini ! "Enak kaan, liburan !" Ledek Dian. Dia duduk di samping Gilang tersenyum mengejek.  "Habis ini pijitin tangan aku ya ! Pegal banget nih !"  "Aku juga yang pijitin kamu ?" Tanya Dian meyakinkan.  "Iyah, tolong ya ! Please !" Pupil mata Gilang melebar.  "Hemm…, iya !" Jawab Dian bermuka masam.  "Yaudah kamu mau apa ? Biar s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN