Senja beranjak pulang ke peraduan. Langit jingga memantulkan cahaya keemasan di atas air laut. Kapal-kapal nelayan mulai menuju ke tengah hingga jauh tak terpandang mata. Seteguk air kelapa hijau pelepas dahaga melunturkan segala penat di kepala. Usai berkutat argumen dalam ruang meeting, sejenak melepas lelah di tepian pantai. Gubuk warung kecil di tepian pantai Anyer, tak jauh dari lokasi kunjungan pabrik. Kemeja lengan panjang tergulung hingga siku. Rambut klimis sudah mengering, dan wajah mulai lusuh. Disitulah segala umpatan dan cacian yang tertahan di ujung mulut, semua dikeluarkan Gilang. Masalah komplain memang selalu saja ada. Meski di depan semua orang dia tersenyum berlapang d**a, namun apa daya. Dia juga manusia biasa yang tak sempurna.

