“Permisi, Pak. Di luar ada seseorang yang ingin bertemu dengan Anda,” ucap seorang wanita berpakaian selayaknya sekretaris. Aldo yang saat itu sedang menandatangani berkas pun mengangguk mengerti dan memerintah sang sekretaris untuk membawa orang itu masuk. Tidak beberapa lama, masuklah orang tersebut yang tidak pernah Aldo sangka sebelumnya. “Reon?” Melihat pemuda itu membuatnya menjadi gugup dan mengingat kejadian beberapa hari yang lalu bersama Ovi. Pemuda itu dengan pandangan dinginnya menghampiri tempat Aldo berada, kemudian mengambil tempat duduk di depan pemuda itu. “Apa ini?” tanya Aldo ketika pemuda itu memberikan sebuah map yang tak dia ketahui. “Gue mau batalin kerja sama kita,” ungkapnya. Aldo yang mendengarnya pun dibuat tak percaya. “Lo serius, Re? Ini sudah berjalan pem

