Bagian 21

977 Kata

“Sayang, mending kamu istirahat dulu aja. Besok kamu bisa pergi untuk cari pekerjaan,” nasihat Rika yang tidak ingin sang anak lelah. Mereka baru saja pindahan, dan pastinya gadis ini butuh istirahat. Namun, gadis itu sepertinya tidak ingin mengulur waktu. Ada beberapa hal yang harus kita prioritaskan, meskipun prioritas itu belum tentu yang terbaik bagi diri kita. “Bun, Ovi harus segera mendapat pekerjaan. Ini semua demi kebutuhan hidup kita,” jawab anaknya. Rika memandang sang anak sendu. Sekarang dia sadar jika bocah kecil yang dulu sering dia timang-timang kini sudah berubah beranjak dewasa dan cantik jelita. Rika mengelus pipi gembul anak gadisnya itu. “Bunda nggak ingin kamu terlalu capek. Bagaimana nanti kalau kamu—” “Sttt,” potong Ovi yang tahu jika sang bunda akan mengemukakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN