Di ruang tamu megah keluarga Jolie, suasana mencekam terasa begitu kuat. Jack Harrison, bos mafia yang dikenal kejam, berdiri di tengah ruangan dengan sorot mata tajam yang seolah menembus jiwa setiap orang di hadapannya. Wajahnya memerah, menahan amarah yang hampir meledak. "Kalian sekeluarga berhati binatang!" bentaknya dengan nada tinggi, suaranya menggema hingga membuat Julia bergidik ketakutan. Wanita itu mencoba bicara, namun suaranya bergetar. "Tu-Tuan..." ucap Julia terbata-bata. Albert, yang biasanya tenang, berusaha membela diri. "Tuan Harrison, saya berani berjanji jika Pretty masih hidup, berilah saya waktu lagi untuk mencarinya!" katanya memohon, tubuhnya sedikit condong ke depan, seperti seorang pengemis yang meminta ampunan. Jack menatap Albert dengan sinis, matanya ber

